Munas Jadi Forum Intelektual dan Spiritual Menuju Indonesia Emas 2045
1 min read

Munas Jadi Forum Intelektual dan Spiritual Menuju Indonesia Emas 2045

JAKARTA (8/4) ldiimuba.or.id — Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya Musyawarah Nasional (Munas) sebagai ruang intelektual dan spiritual dalam membangun arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan dalam pembekalan hari kedua Munas ke-6.

Menurut Ace, kedaulatan bangsa dalam konteks geopolitik menjadi aspek yang sangat krusial. Kedaulatan tidak hanya dimaknai sebagai kekuatan militer, tetapi juga mencakup kemampuan negara untuk bertahan (survive) dan menjaga seluruh ruang hidupnya dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki.

“Kedaulatan bangsa mencerminkan kemampuan kita untuk bertahan dan melindungi seluruh wilayah serta kepentingan nasional, baik dari ancaman militer maupun nonmiliter,” ujar Ace.

Ia menekankan bahwa ancaman terhadap kedaulatan saat ini semakin kompleks, mencakup berbagai dimensi seperti ekonomi, teknologi, ideologi, hingga sosial budaya. Oleh karena itu, bangsa Indonesia dituntut untuk memiliki kemandirian dalam berbagai sektor strategis.

“Kita harus menjadi bangsa yang mandiri agar mampu berdiri tegak sebagai bangsa yang bermartabat,” katanya.

Dalam paparannya, Ace juga menyoroti sejumlah tantangan sekaligus potensi besar yang dimiliki Indonesia. Sebagai negara kepulauan (archipelagic state), Indonesia berada di posisi strategis sebagai titik persilangan ekonomi dunia.

Selain itu, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, keanekaragaman hayati tinggi, serta hutan tropis terbesar kedelapan di dunia.
Tak hanya itu, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris dengan dua musim serta memiliki keragaman budaya yang menjadi kekuatan sekaligus identitas bangsa.

Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh potensi tersebut harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan agar tidak justru menjadi sumber kerentanan.

“Munas ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif, baik secara intelektual maupun spiritual, dalam menghadapi dinamika global dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Ace.

Dengan semangat tersebut, Munas diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis serta komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan dan meningkatkan daya saing bangsa di tengah perubahan geopolitik global.(ds)

Laporan Daud Sobri dari Arena Munas X LDII Ponpes Minhaajurrosyidin Jakarta Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *