
LDII Serukan Kepedulian Sosial, Warga Diminta Bagikan Takjil Selama Ramadan
Jakarta (12/3) ldiimuba.or.id. Dalam semangat Ramadan 1446 H, DPP LDII kembali menggerakkan warganya untuk berbagi melalui kegiatan pembagian takjil bagi pengendara. Tradisi tahunan ini dilakukan secara serentak oleh pengurus dan anggota LDII di berbagai daerah, mulai dari tingkat DPW, DPD, PC, hingga PAC.
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum istimewa untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. “Dalam bulan penuh berkah ini, di mana pahala dilipatgandakan, kami mengajak warga untuk meningkatkan ibadah dan kegiatan sosial, seperti berbagi takjil, menyantuni anak yatim, serta menyiapkan buka dan sahur bagi yang membutuhkan,” ujarnya.
KH Chriswanto turut menyaksikan persiapan pembagian takjil yang dilakukan LDII bersama Sakocab SPN Jakarta Pusat. Ia menekankan pentingnya membantu umat Islam yang masih dalam perjalanan menjelang berbuka puasa. “Banyak pengendara yang tidak sempat berbuka di rumah, maka kami siapkan takjil secukupnya,” paparnya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari aparat keamanan dan pemerintahan setempat. Bhabinkamtibmas Grogol Utara, Aiptu Adikara, mengapresiasi keterlibatan aktif warga LDII dalam kegiatan sosial. “Kami melihat warga LDII, terutama di Grogol Utara, aktif berkontribusi sosial, berbaur dengan lingkungan, dan menjaga suasana yang aman serta kondusif,” ujarnya.
Babinsa Grogol Utara, Sertu Wahyono, juga menyampaikan penghargaan terhadap program berbagi takjil ini. “Kegiatan ini sangat membantu pengendara yang belum sempat berbuka. Kami dari tiga pilar Kelurahan Grogol Utara mengucapkan terima kasih atas inisiatif ini,” katanya.
LDII Musi Banyuasin Selaras dengan Instruksi DPP
Ketua DPD LDII Musi Banyuasin, H. Daud Sobri, menegaskan bahwa LDII Muba turut bergerak sesuai instruksi DPP dalam menggerakkan dakwah dan kepedulian sosial selama Ramadan.
“Kami LDII Muba sejalan dengan arahan DPP dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial. Semoga spirit ini tetap istiqomah dan dapat kita realisasikan sebelas bulan setelah Ramadan, sehingga kesalehan sosial dan kesalehan personal benar-benar nyata adanya,” ungkapnya.
H. Daud Sobri juga mengajak seluruh warga LDII Muba untuk menjadikan Ramadan sebagai momen memperkuat kebersamaan, baik dalam ibadah maupun kontribusi sosial di lingkungan sekitar. “Mari kita maksimalkan bulan suci ini sebagai ladang amal dan berbagi, dengan harapan semangat ini terus berlanjut setelah Ramadan berakhir,” tutupnya.
Menebar Kebaikan, Membangun Harmoni
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana LDII terus berperan aktif dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dengan adanya sinergi antara warga, aparat keamanan, dan pemerintah daerah, diharapkan program ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga kebiasaan yang terus tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari.