Ketum LDII Tekankan Penguatan Karakter Bangsa dalam Kunjungan di Toraja hingga Enrekang
2 mins read

Ketum LDII Tekankan Penguatan Karakter Bangsa dalam Kunjungan di Toraja hingga Enrekang

ldiimuba.or.id — Ketua Umum DPP LDII bersama rombongan melaksanakan rangkaian kunjungan kerja di Sulawesi Selatan sebagai upaya mempererat silaturahim, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan daerah.

Dalam pertemuan dengan unsur Forkopimda, LDII menyampaikan berbagai program dan aktivitas organisasi yang telah dan sedang dijalankan.

“Kami secara rutin menyampaikan Majalah Nuansa Persada serta laporan kegiatan LDII kepada Forkopimda sebagai bentuk transparansi sekaligus membangun sinergi yang baik,” ujar Marjono.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan bahwa LDII berkomitmen mendukung program pemerintah dan menjaga persatuan bangsa.
“LDII berupaya terus berkontribusi dalam pembinaan karakter warga, khususnya melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemandirian. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial,” ujar Chriswanto.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Agus Marsahada, Sekretaris Yudi Marsanto, serta jajaran pengurus DPD LDII Tana Toraja.

Sebelum agenda silaturahim, Ketua Umum DPP LDII bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi kawasan wisata Desa Adat Ke’te Kesu’ di Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara. Desa adat ini dikenal sebagai ikon budaya Toraja yang masih menjaga nilai-nilai tradisi leluhur.

Ke’te Kesu’ memiliki ciri khas tradisi pemakaman di tebing batu, di mana jenazah disimpan di lubang-lubang batu sesuai kepercayaan masyarakat setempat. Deretan rumah adat Tongkonan dengan ukiran khas dan tanduk kerbau menjadi simbol status sosial serta kekayaan budaya Toraja. Berusia ratusan tahun dan dikelilingi alam yang asri, kawasan ini mencerminkan harmoni antara manusia, budaya, dan lingkungan.

Selain sebagai destinasi wisata budaya, kawasan Ke’te Kesu’ juga berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif masyarakat. Berbagai produk kerajinan khas Toraja dipasarkan, mulai dari miniatur Tongkonan, kain dan sarung Toraja, gelang, hingga senjata tradisional.

Usai rangkaian kegiatan di Tana Toraja dan Toraja Utara, rombongan melanjutkan perjalanan dan singgah di Batara Rest Area Bukit Indah, Kabupaten Enrekang, untuk menikmati panorama alam Buttu Kabobong.

Pada malam hari, rombongan bertolak kembali menuju Kota Makassar.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat peran LDII sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang berkontribusi aktif dalam pembangunan moral, sosial, dan kebangsaan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.(ds)

Reporter LINEs Sul-Sel editor Daso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *